Jakarta Utara-MPI
Pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) memiliki peluang besar ditengah morat maritnya kondisi ekonomi nasional dan global di pademi COVID 19 setahun lebih terahir. pada realitanya kontribusi UMKM baru sekitar empat belas persen dari total nilai eksport Indonesia berdasar data BPS dan Kementrian Koperasi.
Jelas Aji Ali Sabana Wakil Ketua Bidang Koperasi dan UMKM, Kalau kita cermati eksport UMKM sekaligus dapat menjadi pilihan solusi untk pemulihan dan kebangkitan perekonomian nasional setelah diterpa sunami pademi yang belum berakhir.
Begitu kompleksnya yang mendera para pelaku UMKM dalam menembus pasar global baik sisi kekurangan modal, ketersediaan bahan baku, lemahnya lebelisasi produk yang jadi standarisasi internasional, lemahnya networking dan pengusaan teknologi. Tentu ini menjadi tantangan sekaligus peluang bagi pelaku usaha, tegas Aji
Di Kota Bekasi jumlah pelaku usaha UMKM cukup besar mungkin ratusan ribu dengan berbagai cluster produk, ini tentu punya potensi pasar lokal maupun global, KADIN Bekasi melihat peluang ini terbuka lebar tentu produk yang dihasilkan harus sesuai standar yang diminta para buyer negara tujuan.
Kegiatan NGOBRAS dengan DUBES ” Ngobrol Santai”, dikawasan Cafe Kelapa Gading Jakarta Utara, jam 19.30 wib- selesai, 3 Juni 2021. Kegiatan tersebut di hadiri DUBES RI untuk RUMANIA M.Amhar Azeth,. perwakilan Kedutaan, Ketua KADIN Kota Bekasi Gunawan, Wakil Ketua Kadin Kota Bekasi Aji Ali Sabana, Ketua TU4P Prof Benny Tunggul dan FEIPB serta pelaku usaha UMKM.
Perlu saya tegaskan, kata Gunawan Ketua KADIN Kota Bekasi, kegiatan ini menghasilkan beberapa hal penting yakni :
1. KBRI Rumania memberi kesempatan buat pelaku usaha Kota Bekasi khusus UMKM untuk promosi produknya
2. KBRI Rumania siap menjembatani kunjuangan pelaku usaha Indonesia khususnya kota Bekasi ke Rumania dlm hal fasilitas disana
3. KBRI Rumania berencana melakukan penjajakan investasi para pengusaha Rumania di Kota Bekasi terkait pengelohan limbah dan air bersih.
Gunawan menambahkan, bahwa hasil pertemuan tersebut akan terus berlanjut pada persoalan rencana penjajakan investasi Rumania di Kota Bekasi serta peluang pemasaran produk UMKM di Rumania. Semua ini akan segera saya sampaikan sebagai laporan kepada Bapak Walikota Bekasi.
Tutup DUBES Rumania Amhar Azeth, saya sangat apresiasi kegiatan ini walau kegiatan formal yang telah dijadwal tertunda, namun demikian saya membuka peluang bagi semua daerah khususnya Kota Bekasi bisa menjadi yang pertama membuka display produk UMKM di Rumania, dan juga Investasi pelaku usaha Rumania untuk pengolahan limbah dan air bersih.
Reporter MPI, Yadi